
Kami tak berani menatap langit
Bumi yang terbaring
Terus mengerang Menghisap airmata kami
(Tapi tak menghilangkan, sayang, bahkan menambah dahaga)
Sebuah tetesan Dzikir & pikir dari hati dan otak yang selalu meronta ketika melihat realitas sosial... tetesan yang memberikan kelembutan, ketulusan, kearifan dan anti kekerasan....
1 comment:
Hmmm baru tau aku kalo sampean punya blog :) Isinya bagus2, menyentuh hati, seneng aku moco2ne
Post a Comment